“Papah minum obat ya?”

“Emang kenapa?” jawab saya, pura-pura gak faham.

“Kok papah beda, gak seperti biasanya?”

“Beda gimana?”

“Iiih.. papah nakal ah, pura-pura gak tahu!” kata istri sambil nyubit sayang.

Kenapa Beda? Cek di sini!

Diet vs Detox


“Diet” dan “Detox” adalah kata yang sangat populer saat ini.

Bahkan orang awam pun sering kali menyebutkan istilah ini karena sering dijumpai sehari-hari.

Ini tentu karena trend saat ini dimana kesehatan, penampilan serta kecantikan sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Benar, “Diet” dan “Detox” merupakan gaya hidup yang bertujuan meningkatkan penampilan dan kesehatan.

Tetapi pengertian umum sudah meleset dari arti sebenarnya, sehingga kerap terjadi salah pengertian, bahkan kadang orang mencibir karena berkonotasi negatif dan tidak aman.


“Diet”

“Diet” sering diartikan sebagai mengurangi makan untuk menurunkan berat badan.

Mengurangi makan berarti mengurangi asupan nutrisi yang berarti pula akan kekurangan nutrisi.

Hasilnya, berat badan turun tetapi energi juga rendah, akibatnya penampilan terlihat tua dan kesehatan terganggu.

Seharusnya diet turun berat badan yang sehat adalah mengurangi asupan kalori tetapi asupan nutrisi harus tetap terjaga.

“Diet” sebenarnya berarti pola makan.

Diet orang Jepang berbeda dengan diet orang Indonesia. Demikian pula diet balita sangat berbeda dengan diet orang dewasa. Jadi orang yang diet adalah orang yang berusaha menyesuaikan pola makan.


Mengapa Orang Melakukan Diet?

Berbagai macam tujuan diet, mulai dari alasan kesehatan, kecantikan sampai menganut keyakinan tertentu seperti pola makan vegetarian. Intinya adalah memperbaiki pola makan sehingga tercapai keseimbangan baru yang lebih baik.

Kita tentu tahu bahwa kondisi lingkungan dan pola hidup saat ini sangat tidak sehat. Hal ini membuat kondisi tubuh mulai dirasakan bermasalah. Untuk itu, kita perlu memperbaiki pola hidup yang lebih sehat, diantaranya adalah pola makan.

Pola makan yang disesuaikan tersebutlah yang dimaksud dengan diet. Jadi bila kita kelebihan berat badan, pilihlah diet turun berat badan yakni dengan mengurangi kalori tetapi memperbaiki nutrisi dengan kandungan yang seimbang.

Selain itu kita kenal juga diet naik berat badan, diet penderita penyakit seperti gagal ginjal dan diabetes, diet untuk ibu menyusui, olah-ragawan dan lain-lain.

Diet yang sedang populer adalah cara untuk terapi membuang racun dari dalam tubuh yang sering kita kenal dengan istilah “detoksifikasi” atau “detox”.


Apakah yang Dimaksud dengan Detox?

“Detox” adalah proses pengeluaran racun (toksin) dari dalam tubuh.

Toksin bukan racun seperti bisa ular atau racun serangga, tapi zat yang menumpuk di dalam tubuh dan bersifat merusak.

Racun ada dua jenis:

(1). Racun dari luar tubuh seperti makanan dengan pengawet, sayuran terkontaminasi, udara berpolusi dan lain-lain.

(2). Racun dari dalam tubuh seperti radikal bebas, bakteri berbahaya dan stres.

Sebenarnya, tubuh sudah mempunyai organ-organ yang berfungsi untuk detoksifikasi. Berkeringat, buang air kecil dan buang air besar termasuk detoksifikasi alamiah sehari-hari.

Tetapi rutinitas detoxsifikasi di dalam tubuh tersebut tidak cukup, karena hebatnya racun yang menumpuk. Maka orang perlu melakukan usaha lebih banyak agar kondisi tubuh lebih baik.

Banyak usaha orang untuk mengeluarkan racun, misalnya:

(1). Cara alamiah seperti olah raga untuk mempercepat metabolisme yang berarti racun ikut terbuang.
 
(2). Mandi sauna agar racun terbuang lewat keringat.

(3). Pemakaian obat seperti pencahar untuk membuang racun dari dalam usus.

(4). Untuk penderita gagal ginjal, racun akibat sisa proses metabolisme harus dibuang secara medis yang disebut cuci darah (hemodialisys).

(5). Terapi dengan diet seperti terapi air putih, terapi apel dll.


Tetapi apakah itu sudah cukup?

Air putih membantu mengeluarkan racun, tetapi tidak untuk racun yang tidak larut dalam air melainkan larut dalam lemak.

Terapi apel sangat baik untuk pencernaan, tetapi apakah racun hanya ada di pencernaan? Racun ada di seluruh tubuh, dari ujung kaki sampai ujung rambut.

Bagaimana cara membuangnya?

Program “Detox Your Body” solusinya.


Apa Untungnya Detox?

(1). Proses alami tubuh yang dapat menetralisir racun, menonaktifkan, dan membuangnya melalui hati, ginjal, usus besar, paru-paru, dan kelenjar keringat di kulit.

(2). Kesehatan dan imunitas yang meningkat, bugar, berenergi, penuh vitalitas dan mencegah penuaan din (terlihat lebih muda).

(3). Terhindar dari resiko terkena penyakit degeneratif seperti stress, infeksi, peradangan, jantung koroner, ketidakseimbangan hormon, infertilitas, bahkan kanker.

Nah, sudah jelaskan apa itu detox dan segudang manfaatnya untuk kesehatan dan kebugaran tubuh anda!

Jadi, tunggu apa lagi, segera jalankan program “Detox Your Body” 21 hari, lihat dan rasakan hasilnya, anda akan takjub.

Oldest

Tinggalkan jejak dengan komentar terbaik anda, terima kasih. ConversionConversion EmoticonEmoticon